DDA (Digital Differential Analyzer), Bresenham's, dan Midpoint Circle
DDA (Digital Differential Analyzer)
Algoritma DDA adalah algoritma pembentukan garis yang menggunakan rumus dy = m.dx berdasarkan perhitungan dari dx dan juga dy. Garis yang terbentuk melalui titik koordinat diperoleh dari perhitungan yang kemudian di konversikan menjadi integer.
Algoritma DDA merupakan garis yang membentak diantara 2 titik, yaitu P1 dan P2. Bentuk sudut dari kedua titik tersebut membentuk sudut yang besarnya beragam. Garis lurus yang membentang turunan dari x dan y merupakan konstanta.Langkah-Langkah Pembentukan Garis Algoritma DDA
Ada beberapa langkah untuk pembentukan garis algoritma DDA, antara lain :
2. Kemudian, tentukan titik awal dan titik akhir.
3. Hitung hasil perhitungan dari dx = x2 - x1 dan dy = y2 - y1.
4. Tentukan step, dengan syarat :
- Jika dx > dy maka step = dx
- Sebaliknya, jika dx < dy, maka step = dy
- x_inc = dx / step
- y_inch = dy / step
7. Hasil perhitungan nilai koordinat dibulatkan.
8. Untuk menentukan posisi pixel berikutnya, ikuti kembali langkah 6 dan 7.
Bresenham's
Algoritma Bresenham's merupakan algoritma yang menentukan dimana titik-titik dalam raster n-dimensi harus ditempatkan untuk membentuk garis lurus antara dua titik yang diberikan. Hal ini biasanya digunakan untuk menggambar garis pada layar komputer, karena hanya menggunakan integer penambahan, pengurangan, dan pergeseran bit, yang di mana semua itu merupakan proses yang sangat murah dalam arsitektur komputer yang standar. Algoritma ini adalah algoritma yang paling awal dikembangkan di bidang grafika komputer. Algoritma ini juga dapat membentuk lingkaran dengan sedikit penambahan pada algoritma-nya.
Prinsip dari algoritma Bresenham's adalah :
1. Sumbu vertikal memperlihatkan posisi scan line.2. Sumbu horizontal memperlihatkan kolom pixel.
3. Hitung hasil perhitungan dari dx = x2 - x1 dan dy = y2 - y1.Pada tiap langkah, penentuan pixel selanjutnya didasari oleh parameter integer yang nilainya proporsional dengan pengurangan antara vertical separations dari dua posisi dari nilai actual.
Midpoint Circle
Algoritma Midpoint Circle juga disebut algoritma lingkaran Bressenham. Bressenham mengembangkan generator lingkaran yang cukup efisien. Algoritma yang digunakan membentuk semua titik berdasarkan titik pusat dengan penambahan semua jalur sekeliling lingkaran. Algoritma ini diturunkan dari algoritma Midpoint untuk pembentukan garis. Dalam hal ini hanya diperhatikan bagian 45’ dari suatu lingkaran, yaitu oktan kedua dari x=0 ke x=R/Ö2, dan menggunakan CirclePoints untuk menampilkan titik dari seluruh lingkaran.
Langkah-Langkah untuk membantuk lingkaran algoritma Midpoint Circle :
1. Tentukan radius r dengan titk pusat lingkaran(xc,yc) kemudian diperoleh(x0,y0)=(0,r)2. Hitung nilai dari parameter P0=5/4r
3. Tentukan nilai awal k=0, untuk setiap posisi xk berlaku sebagai berikut:
- oBila Pk< 0, maka titik selanjutnya adalah (xk+1,yk))dan Pk+1=Pk+2xk+1+1
- Bila tidak, maka selanjutnya adalah(xk+yk-1), dan Pk+Pk+2xk+12yk+1 Dimana 2xk+1=2xk+2 dan 2yk+=2yk2
5. Gerakkan setiap posisi pixel(x,y) pada garis melingkar dari lingkaran dengan titik pusat (xc,yc) dan tentukan nilai koordinat: x=x+xcy=y+yc
6. Ulangi langkah ke3 sampai 5, sehingga x>=y







0 komentar:
Posting Komentar